Home

Kamis, 11 Agustus 2011
INFO JAMBI
Kapolres Bantah 2 Tahanan Meninggal Dunia

Ilustrasi
MUARABULIAN - Polres Batanghari menetapkan 8 orang warga Sungai Beruang Desa Bungku. Sementara, 10 warga lainnya yang juga ditahan ditetapkan sebagai saksi. Menurut Kasat Reskrim Polres Batanghari AKP Soekamto, lima orang ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan terhadap anggota Brimob. Mereka adalah ZNL, JMD, KND, ARD, dan JN.

Sedangkan tiga orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam tanpa hak. Mereka adalah HNR, SFL, dan BY. "Saat ini dari 18 orang yang menjalani Pemeriksaan, 8 orang ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti melakukan tindak pidana dan membawa senjata tajam," ungkap Soekamto. Untuk menjaga situasi di Sungai Beruang, Soekamto menyebutkan saat ini sudah diturunkan personil kepolisian dari Polda Jambi dan Polres Batanghari. “Ada polisi yang berjaga di sana, dan situasi sudah mulai pulih. Tidak semua penduduk di sana pro kepala kelompok Zainal ini,” ucapnya.

Sempat beredar kabar yang menyebutkan dua warga yang ditahan, Zainal dan Markus, meninggal dunia. Namun kabar ini belum bisa dikonfirmasi kebenarannya. Anggota Komnas HAM Ridha Saleh mengakui telah mendapatkan informasi meninggalnya dua tahanan tersebut. Ia berjanji akan segera mengambil langkah untuk memastikan kebenaran informasi tersebut “Baru saja saya mendapatkan adanya informasi, dua warga meninggal di tahanan, dimana dua warga tersebut katanya warga yang terlibat bentrok di dengan anggota Brimob. Untuk itu, kami akan segera bertindak menyikapi kasus ini,” ungkapnya kepada Posmetro Jambi ketika dihubungi tadi malam. Menurutnya, dirinya akan segera menghubungi Kapolres, untuk mengkonfirmasi kejadian yang sebenarnya, dan pihaknya juga akan melakukan penyeledikan mengenai kasus ini. Selanjutnya, bersama anggota lain, akan mengadakan rapat, mengenai langkah apa yang bakal dilakukan selanjutnya.

“Secara pasti langkah apa yang kami tempuh, saat ini belum bisa kami putuskan, karena harus saya rapatkan dulu bersama yang lain. Dari rapat inilah, baru kami bisa memutuskan nanti, yang jelas, kami akan secepat mungkin menyikapi masalah ini,” terangnya. Terkait informasi yang menyebutkan dua tahanan meninggal dunia, Kapolres Batanghari AKBP Tjahyono Saputro membantahnya.“Nggak benar lah itu, informasi dari mana, mereka yang ditahan masih sehat-sehat saja,” ujarnya ketika dihubungi tadi malam. (jun/cak)